Ini adalah tugas Bahasa Indonesia yaitu cerpen berantai yang dibuat waktu masih SMA dulu. Dimaklumin ya jika bahasanya terkesan alay dan lebay. Soalnya pada jaman sekolah dulu, bahasa yang dipakai ini adalah bahasa gaulnya dulu :p hehe .
Sial yang Tak Berhenti
Kriiing . Kriiiing . Hooaaahm
. Rasanya barusan saja aku terbawa ke alam maya, sekarang aku harus kembali ke
alam nyata . Aku masih saja menggeliat di atas tempat tidurku .” Jam berapa
ini?”, gumamku. Ku lirik jam wekerku yang berada di atas meja belajarku .” Aaaaaaaaaaaaaaaaarrrrggghh,,,
sudah jam 7.15”. (Alif)
Tanpa pikir panjang aku
langsung melompat dari tempat tidurku dan berlari masuk ke kamar mandi . Dalam otakku
yang kupikirkan hanya bus .. Bus .. Dan bus ..!!!! “aku harus cepat untuk bisa
mengejar bus!!!(nasita)
Akhirnya aku sudah sampai
di sekolah dengan tepat . Lambat sedetik , nyawa bisa melayang . Hehe Lebaiii .
Aku harus belajar dengan serius
mengingat aku harus menghidupi adik-adikku dengan uang beasiswaku.(gina)
Langsung aku lari ke
kelasku. Untung saja aku tidak telat. Dan akupun mengikuti pelajaran dengan
baik agar aku dapat mencapai cita-citaku.(indah)
Sial! Ternyata aku salah
membawa buku pelajaran. Yang seharusnya jepang aku membawa buku matematika.
Kini aku disuruh mencari buku di kelas lain. Saat itu pula seorang cowok
menumpahkan minuman ke bajuku. Kali ini aku benar-benar sial.(putri)
Tanpa pikir panjang aku
langsung memarahi cowok itu.. “eh, kalau jalan pakai mata dong .!! Nggak liat
apa, bajuku jadi basah dan kotor!!”(ayu)
“wakakakakakaka,
sukurin.” Balas cowok itu. Aku langsung menatap tajam ke matanya. Seandainya
aku bawa celurit, aku bacok dia.(ibeg)
Tapi aku ingat, ternyata
aku membawa pistol. Karna kesal, aku ambil pistol dari celana dalamku , lalu ku
tembak kepalanya tiga kali.(angger)
Ia pun terkejut ternyata
pistol itu berisi air, dan bajunya pun basah aku buat.” Mampus kau”, kataku.
Lalu akupun lari secepat mungkin untuk mencari buku untuk pelajaran jepang.(zeny)
Tiba dikelas yang dituju
. “fuh, untung aku dapat bukunya”. Akupun kembali ke kelasku . Setengah perjalanan
aku terjatuh .”Duh sial,!! Udah tiga kali aku sial”.(tria)
Tiba-tiba seorang
laki-laki yang gagah pun datang membantuku berdiri. Ditatapnya mataku
tajam-tajam. Ternyata pria itu adalah (shella)
pria yang aku benci selama ini. “Mengapa harus dia yang membantuku”.(ami) aku hanya tersenyum kecut dan pergi
meninggalkannya . Tapi , tiba-tiba dia menarik tanganku dan menarikku . Kayak yang
di tipi-tipi itu loh . Aku meronta dan berkata “ jim , napa kao tarik aku ? Kalau
kao suka ma aku bilang aja . Tapi jangan narik-narik kayak gini dong ,! Gk enak
di liat orang “. Dia pun menjawab ,” cuuih , ikut saja denganku . Rupanya dia
membawaku ke tempat parkir motor . Dia menunjuk jok motornya ke padaku . “ liat
ni .!!!” Katanya . Tiba-tiba aku tergagap .” Eh,, e….e….e… napa?” Tanyaku terbata-bata
tapi bukan batu-bata loh . “ini pasti kerjaan kao kan .? Tadi si rara liat kao yang naruh
permen karet ini di atas jog motorku , sebenarnya kao tu maunya apa? Kao mau
main belakang sama aku ? Aku nenggang aja karna kao tu cewek , kalau gak , udah
aku tinju kao !!!”, katanya dengan mata yang melotot dan hampir keluar tu bola
mata .“eh , mmmmmmmmmh , aku…..aku….”, aku terbata-bata . Lalu dengan tegas aku
bilang,” aaku kesal sama kao !!! Kao ejek-ejek aku , kao bilang aku ini GILA . Kao
ejek bareng temen-temen kao tuu . Aku kan malu
, lagian ini kan
tempat parkir cewek , dan aku biasa parkir di sini , ngapain kao parkir di sini
? Untung-untung aku gak mengadukannya ke pak guru “, kataku . Lalu dia
menambahkan ,”asal kao tau aja yaa, “, tiba-tiba suaranya mendadak lembut selembut
sutera ,”aku kayak gini karna terbius
oleh cewek , aku suka sama dia , tapi dia salah tanggapan ,”. Aku
bertanya,”hubungannya apa sama aku?”. Dia menambahkan” cewek itu kao , GILA tuu
ada singkatannya . Gendut Imut Lucu dan manis . Itu maksudnya “. Aku pun kaget
,”apaaaahhhhhhhhhhh, jadi selama ini “. “ya, aku suka ma kao , mau gak jadi
cewek aku?”Tanyanya.”Dengan tersenyum kecil aku pun menjawab,”ya aku mau”.
Tiba-tiba dia tertawa
daaannnnn ,”dooooooooooooorrrrrrrrrrrrrr, gak semua yang lo denger itu bener
,!!!! Hahahahahahaa , aku puaaassss kali sekarang “, dengan tenangnya dia pergi
meninggalkanku. Aku marah sekarang , benar-benar marah , rasanya pengen aku
antukkan kepalaku ke kepala dia, tpi aku urungkan niatku itu karna pasti
rasanya sakit sekali . Lalu aku percepat langkahku kemudian menghidupkan motor,
aku gak mau liat dia lagi . “huh, anj***!!!! Pengen kubunuh dia besok . Liat lah
,gak selamat kao besok” lalu akupun pulang.(Alif)
Comments
Post a Comment